HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DENGAN KESIAPAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

       Kehamilan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologis dan harus disadari oleh wanita yang akan melahirkan. Keadaan fisiologis setiap saat dapat berisiko terjadinya komplikasi baik pada ibu maupun janinnya. Penerimaan terhadap kehamilan ini perlu persiapan baik fisik, mental, dan materi dari seorang ibu, begitu pula dalam menghadapi persalinan karena persalinan sangat membutuhkan kesiapan dari seorang ibu. Persiapan fisik meliputi gizi yang seimbang, senam hamil, dan istirahat yang cukup. Persiapan mental meliputi menghindari stress, menghindari rasa was–was, serta persiapan mental suami. Persiapan materi meliputi memilih tempat melahirkan, perlengkapan ibu dan bayi, transportasi dan uang. Ibu sering melupakan pentingnya persiapan dalam menghadapi persalinan. Oleh karena itu, pada saat persalinan ibu menjadi tidak tahu apa yang harus dilakukan dan dapat berdampak buruk bagi ibu maupun bayinya. Hal ini dapat memicu semakin tingginya angka kematian ibu (Lestari, 2011; h. 1).

       Banyak ibu yang mengalami rasa cemas dan khawatir pada saat akan melahirkan bayi terutama bayi pertamanya. Rasa cemas dan khawatir tersebut ternyata banyak disebabkan oleh karena kurangnya pengetahuan, baik dalam merawat kesehatannya selama masa kehamilan maupun merawat bayinya sendiri (Ratna, 2010; h. 1).

       Selama sembilan bulan masa kehamilan akan terjadi banyak perubahan, baik perubahan fisik maupun emosi. Bayi dalam kandungan akan semakin tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, hendaknya para ibu mempersiapkan diri dengan bekal pengetahuan dan informasi yang cukup selama sembilan bulan kehamilan ini sampai lahirnya si buah hati (Dwi Ratna, 2010; h. 1).

       Setiap wanita memiliki reaksi berbeda – beda dalam menghadapi persalinan. Respon ini sifatnya sangat individual dan tergantung pada kepribadian, kondisi emosional serta tingkat pemahaman pasien, keluarga serta pendidikan dan pengalaman sebelumnya (Yanti, 2010; h. 66).

       Wanita yang menjalani persalinan normal dengan pendidikan dan persiapan yang baik, perawatan preventif yang cermat, dukungan serta pendampingan oleh bidan yang kompeten cenderung memberikan pengalaman persalinan yang baik (Yanti, 2010; h. 66).

        Hasil dari studi pendahuluan yang dilakukan dengan wawancara pada tanggal 17 – 19 Februari 2012 di BPS Hesti Utami didapatkan bahwa dari 10 ibu hamil trimester III didapatkan 7 orang ibu hamil trimester III menyatakan siap dalam menghadapi persalinan sedangkan 3 orang dari ibu hamil trimester III menyatakan tidak siap dalam menghadapi persalinan. Disebutkan juga bahwa jenis persiapan yang paling banyak dilakukan oleh ibu yaitu persiapan materi yang meliputi perlengkapan bayi dan ibu yang harus dibawa saat proses persalinan. Sedangkan, jenis persiapan yang paling sedikit dipersiapkan adalah persiapan mental.

       Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang persiapan persalinan dengan kesiapan dalam menghadapi persalinan di BPS ……..

Untuk informasi/Pemesanan KTI lengkap hubungi : 087715291409

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s